Headlines News :
Home » » Kajati Nyerah Saat Ekskusi Susno Yg Minta Perlindungan Polda Jabar

Kajati Nyerah Saat Ekskusi Susno Yg Minta Perlindungan Polda Jabar

Written By Tribunekompas.com on Jumat, 26 April 2013 | 2:00:00 AM

BANDUNG, (TRIBUNEKOMPAS)  
By: Tony. S.  

-  Dramatis sekali tontonan saat berlangsungnya eksekusi terpidana  kasus korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008, Susno Duadji. Paling tidak, tontonan ini akan menjadi contoh para terpidana yang lain. "Kalau polisi bisa seperti itu, kenapa kita tidak, khan semua sama di mata hukum?," demikian komentar mereka yang menyaksikan adegan tersebut.

Dengan kedongkolan yang mendalam, tim eksekusi kejaksaan akhirnya menyerah. Hingga Rabu tengah malam, 24 April 2013, mereka gagal mengeksekusi sang terpidana Susno Duadji, yang notabene mantan polisi. Susno, dengan meminta perlindungan Polda Jawa Barat, terpidana kasus penanganan perkara di Mabes Polri dan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008 itu, bersikukuh tidak mau diseret ke penjara. Kurang lebih tiga belas jam perjuangan itupun sia-sia.

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Didiek Darmanto, mengakui instansinya gagal meng-eksekusi Susno Duadji. Namun, dia malas berpanjang-panjang menjelaskan kepada wartawan. "Eksekusi dijadwal ulang. Cukup itu saja," ujar dia saat hendak masuk ke dalam mobilnya setelah keluar dari gedung kantor Kepala Polda, Kamis dinihari, 25/04/2013.

Saat didekati dan ditanya wartawan, Asisten Intelijen Kejati DKI, Firdaus D. Wilmar, juga menolak menerangkan. Ia tetap bungkam ketika ditanya apakah Kejaksaan akan mengulang upaya eksekusi Susno besok atau kapan. Firdaus juga tak menjawab saat ditanya apakah rombongan jaksa eksekutor akan langsung kembali ke Jakarta. "Kan, sudah tadi sama Pak Kajati. Maaf," kata dia dari dalam mobil.

Sekitar pukul 00.15, iring-iringan mobil tim Kejaksaan mulai beranjak meninggalkan markas Polda Jabar. Namun baru sejenak berlalu, konvoi ini terhenti. Pasalnya di dekat gerbang, portal yang menutup pintu tak langsung diangkat polisi jaga. Sementara di mulut gerbang sebelah luar, sebuah mobil Provost Polda diparkir melintang menutupi jalan.

Tak ayal, hambatan ini langsung menyulut emosi beberapa jaksa yang ada di mobil paling depan. Tampaknya mereka juga telanjur "gondok" setelah gagal mengeksekusi Susno. Cekcok antara jaksa dan polisi pun terjadi.

"Coba kalian lihat, kami datang dan hendak keluar dengan baik-baik, sekarang malah dihalangi. Mereka pikir bisa membawa dan melindungi Susno. Kantor apa ini seperti ini," kata seorang  jaksa dari Kejati Jakarta yang bernama Rahmat. Dia sempat turun dari mobil dan berbicara kepada wartawan.

Tak berapa lama, salah satu polisi kemudian mengangkat portal. Sementara polisi lainnya memindahkan mobil Provost yang semula menghalangi di mulut gerbang. Tak lama, rombongan mobil jaksa pun langsung tancap gas ke jalan raya menuju arah barat, meninggalkan debu dan asap knalpot mobil rombongan tim eksekutor Kejati DKI Jakarta.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

.

.

BERITA POPULAR

 
Copyright © 2015. TRIBUNEKOMPAS.COM - All Rights Reserved
Published by Tribunekompas.com