Headlines News :
HAL 2, TRIBUNE COROUPTION NEWS

Berita Terkini

Tampilkan postingan dengan label BOTABEK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BOTABEK. Tampilkan semua postingan

Aturannya, Anak Angkat Wajib Tahu Asal Usul-nya

Written By Tribunekompas.com on Jumat, 08 Juni 2012 | 12:58:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Wakil
Walikota Jakarta Barat, H.Sukarno, menjelaskan mengangkat anak merupakan perbuatan hukum karena itu perbuatan tersebut mempunyai akibat hukum mengenai status anak angkat sebagai ahli waris orangtua angkatnya.

”Status demikian inilah yang sering menimbulkan permasalahan dalam keluarga bahkan bisa sampai ke ranah pengadilan,” ujarnya ketika membuka sosialisasi peraturan perundang-undangan dengan tema “Hukum Adopsi Anak” di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis 07/06.

Dalam UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (UUPA) Pasal 1 Angka 90 menyebutkan anak angkat adalah anak yang haknya dialihkan dari lingkungan kekuasaan keluarga orangtua, wali yang sah atau orang lain yang bertangggung jawab atas perawatan, pendidikan dan membesarkan anak tersebut kedalam lingkungan keluarga orangtua angkatnya berdasarkan putusan atau penetapan pengadilan.

Pengangkatan anak hanya dapat dilakukan untuk kepentingan yang terbaik bagi anak, berdasarkan adat kebiasaan setempat dan perundang-undangan yang berlaku. Pengangkatan anak tidak memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dengan orangtua kandungnya.

Didalam UUPA tersebut ditegaskan calon orangtua angkat harus seagama dengan agama yang diianut calon anak angkatnya. Sedang pengangkatan anak oleh warga negara asing hanya dapat dilakukan sebagai yang terakhir.”Apabila asal-usul anak tersebut tidak diketahui maka agama anak disesuakan dengan agama mayoritas penduduk setempat,”katanya.

Disamping itu.orang tua angkat diwajibkan memberitahukan kepada anak angkatnya asal usulnya dan orangtua kandungya dengan memperhatikan kesiapan anak tersebut
guna menjaga agar psikis dan mental anak angkat tersebut tidak tergangggu.

Sementara itu,Plh Ka, Bagian Hukum Jakarta Barat, Denny Wahyu Haryanto yang juga Asisten Pemerintahan Pemkot Administrasi Jakarta Barat mengatakan sosialisasi diikuti 150 peserta diikuti dari tokoh agama, masyaakat, pemuda, organisasi massa,ibu-ibu PKK Jakarta Barat “Maksud dan tujuan sosialisasi untuk memberikan pemahaman , wawasan persyaratan dan tatacara serta akibat hukum dari pengangkatan anak tersebut.

Pada acara ini menghadirkan 4 nara sumber Sutaji,SH,MH hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Wahyuni Retno Wulandari,SH,MH dan Retna Dwi Savitri, SH,MH keduanya dosen Fakultas Hukum Usakti serta ustadz Dr. H. Fuad Thohari,MA Sekretaris Komisi Fatwa MUI DKI Jakarta.

Teks :
Wakil Walikota Jakarta Barat H.Sukarno (mengenakan batik) tengah menyalami peserta sosialisasi peraturan perundang-undangan.

Penonton Koser di Sediakan Tempat Duduk

Written By Tribunekompas.com on Rabu, 06 Juni 2012 | 8:09:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Pekan
Raya Jakarta akan kembali digelar tahun ini. Selain memamerkan berbagai macam produk, acara tersebut juga bakal diramaikan berbagai suguhan hiburan, termasuk pertunjukan musik.

Tercatat lebih dari 260 band papan atas Tanah Air siap berpartisipasi untuk memanjakan pengunjung di sana selama 32 hari. Mereka hadir dari berbagai macam multi genre seperti rock, metal, pop, ska, reggae, jazz, punk, alternatif, dan musik tradisional.

Selain band, solois dan kelompok penyanyi dalam bentuk boyband dan girlband juga diberi kesempatan untuk mengisi panggung utama di sana. Sebut saja, Ari Laso, Afgan, Glenn Fredly, Ayu Ting Ting, Cherrybelle, dan masih banyak lagi.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, suasana lokasi venue kali ini diberikan sentuhan yang lain. Sebab, nantinya akan tersusun rapi tempat duduk di sekitar panggung untuk para penonton.

"Kita mau membawa masyarakat menyaksikan konser lebih berbudaya. Jadi kita kasih tempat duduk, apalagi nanti banyak juga ibu-ibu dan anak-anak di sana," kata General Manager Venue Operation Oki Setiawan, saat jumpa pers di PRJ Kemayoran, Jakarta, Selasa, 05/06/2012.

Jakarta Fair dibuka mulai 14 Juni sampai 15 Juli 2012. Acara ini merupakan perhelatan terbesar untuk menyambut dirgahayu kota Jakarta setiap tahunnya.

Guru di Bogor Dapat Tunjangan Sertifikasi

Written By Tribunekompas.com on Jumat, 01 Juni 2012 | 11:50:00 AM

BOGOR, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Hasibuan.

- Sejumlah
guru penerima tunjangan profesi di Kabupaten Bogor kini bernafas lega. Pasalnya, mulai pekan depan, sebanyak 7.438 guru dapat menerima tunjangan sertifikasi yang jumlahnya sebesar Rp 72,5 miliar.

“Dari 7.439 guru penerima tunjangan sertifikasi, 4.473 guru di antaranya menerima tunjangan selama tiga bulan dengan anggaran sebesar Rp 63,2 miliar. Sedangkan 2.990 lainnya menerima tunjangan selama dua bulan gaji dengan anggaran yang disiapkan Rp. 9,2 miliar,” ungkap Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rony Kusmaya, Kamis kemarin.

Menurutnya, adanya guru yang menerima tunjangan tiga dan dua bulan disebabkan anggaran yang disiapkan pemerintah pusat tidak mencukupi sesuai dengan kuota penerima tunjangan. Karena itu, bagi guru yang baru menerima dua bulan gaji sisanya akan diusulkan kembali. “Dari Rp. 72,5 miliar yang dicairkan tidak utuh diterima oleh para guru karena akan dipotong PPh 21. Apabila ditotal pajaknya sebesar Rp 9,7 miliar,’’ ujarnya.

Dana yang dicairkan pemerintah itu, kata Rony, akan masuk ke rekening masing-masing guru penerima tunjangan sertifikasi. Para guru diminta untuk mengecek kembali dananya apakah sudah tertera di buku tabungan atau tidak. “ Guru penerima tunjangan sertifikasi itu merupakan lulusan sertifikasi angkatan tahun 2007- 2011 dan dari jenjang SD hingga SMK,” jelasnya.

Sedangkan pengelolaan tunjangan sertifikasi guru, lanjut Rony, terbagi dalam guru PNS dan non-PNS. Bagi guru non-PNS sepenuhnya dikelola oleh Pemprov Jabar dan guru PNBS oleh Disdik Kabupaten Bogor. “Tahun ini kita mendapat alokasi anggaran tunjangan sertifikasi sebesar Rp 253 miliar,” katanya. Pencairannya dibagi dalam empat triwulan, yakni, April, Juli, Oktober dan Desember. “Satu triwulan dicairkan sebesar Rp. 63,2 miliar,’’ tutpnya.

Bentrok FBR dan Kubu Ambon di Sawah Besar

Written By Tribunekompas.com on Kamis, 31 Mei 2012 | 7:31:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Anto.

- Telah
terjadi bentrokan antara kubu Forum Betawi Rempug (FBR) dengan massa yang menurut saksi mata berasal dari kubu Ambon, di depan Hotel Classic, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu sore, 30/05 sekitar pukul 18.30.

"Ah itu cuma anak-anak mengamankan wilayah saja, pemicunya cewek," kata Juru Bicara FBR, Fajri Husen, Rabu sore, 30/05. Ia mengklaim aksi massa dari FBR tidak menimbulkan korban luka-luka maupun korban jiwa.
Pantauan Tribunekompas, suasana agak mencekam tampak karena ada segerombolan orang berjalan sambil memegang tongkat dan benda-benda panjang di tangannya. Mereka kadang berteriak namun tidak jelas meneriakkan kata apa.

Laju kendaraan di depan hotel sempat tersendat, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan. Beberapa massa dari FBR lari ke arah Stasiun Sawah Besar, dan rupanya, itu hasil pengusiran aparat Kepolisian.

Tidak sampai 10 menit sejak peristiwa berlangsung, anggota kepolisian dari Polsek Sawah Besar datang ke lokasi, beberapa personil mencari tahu permasalahan, dan beberapa lagi memperlancar arus kendaraan.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Sitinjak, menyatakan belum mengetahui apa yang baru saja terjadi di depan hotel. Namun ia sudah menyebar anggota untuk mencegah bentrokan lanjutan. "Setahu kami, hingga kini tidak ada korban," kata dia saat ditemui di lokasi kejadian. Ia menyatakan daerah tersebut sudah aman.

Hingga pukul 19.00, kondisi sudah berangsur normal, kecuali adanya mobil polisi di depan hotel. Lalu lintas lancar di kedua arah.

Jupe Curhat ke Olga Soal Ayahnya

Written By Tribunekompas.com on Rabu, 30 Mei 2012 | 9:33:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Alex.

- Pedangdut
sekaligus pemain film Julia Perez alias Jupe mencurahkan kesedihannya kepada sahabatnya, Olga Syahputra. Jupe sedih lantaran ayahnya, Angkasa Jaya, baru saja diciduk polisi karena kepergok memakai narkoba jenis sabu.

Olga mengatakan awalnya Jupe menutupi kegalauannya di depan Olga. Padahal, Olga sudah tahu soal itu sebelumnya. "Kemarin ketemu Jupe, dia masih ketawa-ketawa. Tapi saya tahu dia lagi ada sesuatu," katanya di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa malam, 29/05.

Tak lama, akhirnya Jupe menumpahkan isi hati. Jupe bercerita perihal musibah yang menimpa ayahnya. Sebagai sahabat, Olga memberikan semangat agar Jupe tidak berlarut dalam kesedihan.

"Saya sebagai sahabat selalu ingetin dia. Mengarahkan dia harus kayak gimana. Yang pasti sabar saja buat Jupe," ujarnya.

Angkasa Jaya digerebek polisi di kontrakannya, Jalan Malahayati, RT 07, RW 07 Nomor 43, Cijantung, Jakarta Timur, Senin, 28 Mei 2012, pukul 02.00 WIB. Menurut keterangan polisi, Angkasa sudah mengkonsumsi barang haram itu sejak lima tahun lalu.

Pemain Bola IPL dan ISL Ancam Mogok

Written By Tribunekompas.com on Selasa, 29 Mei 2012 | 3:39:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Sejumlah
pemain IPL dan ISL yang tergabung dalam Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) mengancam akan mogok bermain jika dua kompetisi itu masih bermasalah, khususnya dalam hal pemenuhan hak para pemainnya.

Pemain Sriwijaya FC, Ponaryo Astaman, mengatakan langkah itu akan dilakukan jika beberapa solusi yang ditawarkan menemui jalan buntu. APPI sebelumnya mengungkapkan 13 klub yang berasal IPL dan ISL masih belum memenuhi hak para pemainnya, termasuk masalah gaji dan perizinan bagi pemain asing.

Asosisi tersebut lantas mengultimatum sejumlah klub itu agar menyelesaikan segala permasalahan hak pemain sebelum 7 Juni 2012.

"Pemogokan ini adalah langkah terakhir untuk menyelesaikan masalah ini. Sebagai langkah awal, kami akan tetap menjaga komunikasi dengan klub untuk mencari solusi. Tetapi jika semua alternatif itu berakhir dengan deadlock, bukan tidak mungkin pemogokan itu akan terjadi," ujar Ponaryo yang juga menjabat sebagai Presiden APPI, saat jumpa pers di Hotel Atlit Century, Jakarta, Senin 28/05 petang.

Hal itu juga diamini oleh pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. Pemain berusia 31 tahun yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden APPI ini mengatakan, mengingat waktu yang semakin dekat, pihaknya akan tetap melakukan negosiasi dengan beberapa klub yang bermasalah tersebut.

"Kalau tidak mencapai solusi akan ada gerakan lebih ekstrem, barangkali ya dengan pemogokan itu. Setiap pemain ingin bermain dalam satu liga dan pengurus. Setelah deadline FIFA, pemain akan sepakat bermain dalam satu wadah, tidak akan bermain di kompetisi sebelah. Dua kompetisi tidak mungkin ada lagi setelah deadline itu," ungkap Bambang.

Pertemuan tersebut memang menghasilkan beberapa poin penting bagi beberapa persoalan sepak bola nasional. Pertama, APPI mengharapkan dan mendukung adanya satu liga dalam satu kepengurusan federasi yang diakui secara sah oleh FIFA. Perlindungan atas hak para pemain untuk membela timnas pun harus diberikan oleh klub, sesuai dengan regulasi FIFA.

APPI juga menginginkan adanya keputusan tegas FIFA terkait permasalahan sepak bola nasional, tanpa harus memberikan sanksi kepada federasi di Indonesia. Selain itu, untuk musim berikutnya, kompetisi sepak bola harus diikuti oleh sejumlah klub yang dapat menjamin keberlangsungan operasional dan finansial klubnya, minimal dalam satu musim.

Polisi Diminta Mendalami Budaya Sepak Bola

Written By Tribunekompas.com on Senin, 28 Mei 2012 | 3:58:00 PM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Sekretaris
Jenderal The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto, mengatakan Polda Metro Jaya harus mendalami budaya sepak bola sebelum mengkaji kembali soal perizinan pertandingan sepak bola.

"Kalau mau mengkaji lagi izin pertandingan, polisi harus mendalami budaya sepak bola," kata Richard saat dihubungi pada Senin, 28 Mei 2012.

Menurut Richard, dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola memberikan banyak dampak positif. Perputaran uang dalam sekali pertandingan bisa mencapai Rp 2 miliar. "Ada penjual minuman yang berjualan di tempat pertandingan, iklan, tiket nonton, hingga karcis parkir," ujarnya.

Polisi harus mengetahui detail, sisi positif maupun negatifnya. "Lebih banyak positif atau negatif," ujarnya.

Sebelumnya, humas Polda Metro Jaya, Rikwanto, mengatakan adanya insiden pengeroyokan yang terjadi pada laga Persija lawan Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu 27 Mei 2012, yang mengakibatkan tiga orang tewas, polisi akan mengkaji ulang soal pemberian izin pertandingan. "Ke depannya kami akan lebih selektif memberikan izin," kata Rikwanto.

Mulai Senin, Ada Pengalihan Lalu Lintas di Kuningan

Written By Tribunekompas.com on Jumat, 25 Mei 2012 | 10:19:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Arus
lalu lintas di Simpang Kuningan dan Jalan Rasuna Said akan direkayasa mulai Senin, 28 Mei 2012. Kendaraan dari arah Semanggi tak boleh berbelok langsung menuju Cawang pada pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, tetapi harus melewati jalan layang (fly over). Hanya bus Transjakarta yang dapat melewati jalur tersebut.

Oleh karena itu pengguna jalan yang memerlukan akses menuju gedung-gedung di sekitar Simpang KUningan dapat menggunakan jalur alternatif sebagai berikut:

a. Alternatif 1 : Jl. Jend. Gatot Subroto – Simpang Kuningan – belok kiri – melintasi Jl. HR Rasuna Said ke arah utara – berputar balik selatan- selatan di putaran sebelum underpass Casablanca – melintasi Jl. HR Rasuna Said ke arah selatan – belok kiri ke Jl. Jend. Gatot Subroto.

b. Alternatif 2 : Jl. Jend. Gatot Subroto – Simpang Kuningan – belok kanan – Simpang Tendean – belok kiri – melintasi Jl. Kapt. Tendean – belok kiri – melintasi Jl. Gatot Subroto arah barat - berputar balik timur-timur di bawah fly-over Kuningan – Jl. Gatot Subroto.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan pengaturan itu dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Simpang Kuningan. Pasalnya kemacetan yang disebabkan penumpukan kendaraan di sana berimbas pada simpang-simpang yang lain. "Antrean dari arah timur bisa mencapai 690 meter," katanya.

Selain itu jalan penghubung jalur cepat dan jalur lambat (doorbrak) di Jalan Rasuna Said juga akan diatur. Hanya beberapa jalan yang dibuka, yakni di depan gedung Departemen Kesehatan, depan gedung Grup Tempo, gedung Setia Budi, gedung Century Tower, gedung Jasa Raharja, Wisma Budi, dan Kedutaan Australia.

Selanjutnya, rekayasa lalu lintas rencananya juga akan dilakukan di Simpang Cendrawasih, yang menghubungkan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Tanah Kusir, dan Pondok Pinang. Pada pertengahan Juni mendatang kendaraan dari arah Kebayoran Lama tak bisa langsung menuju Tanah Kusir atau Pondok Pinang, melainkan harus memutar terlebih dulu di Simpang Pondok Indah.

Awan Selimuti Jakarta Hari Ini

Written By Tribunekompas.com on Kamis, 24 Mei 2012 | 9:07:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Jabodetabek diselimuti awan sepanjang hari ini, Kamis, 24 Mei 2012. Hujan ringan baru akan menyapa wilayah Jakarta Selatan, Depok, dan Bogor pada siang hari.

Namun, pada malam harinya, wilayah Jakarta Selatan akan kembali berawan. Sedangkan warga Depok dan Bogor perlu mewaspadai hujan yang turun hingga malam hari.

Masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan adanya cuaca ekstrem. Sebab, melalui situsnya, BMKG tidak memberikan peringatan dini mengenai adanya gangguan cuaca.

Diperkirakan, suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius. Sementara kelembapannya antara 62 sampai 93 persen.

Demi Pak Prabowo Saya Berpidato Hari Ini

Written By Tribunekompas.com on Minggu, 20 Mei 2012 | 9:18:00 PM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Gerakan
Rakyat Indonesia Baru (GRIB) siap mensukseskan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Presiden Indonesia periode 2014-2019.

"Kami siap untuk melakukan konsolidasi, menggalang masyarakat, dan tokoh agama," kata Ketua Umum GRIB, Hercules Rozario Marshal, di sela-sela peresmian kantor GRIB di Jalan Sakti Raya IV No.8 Kemanggisan Palmerah, Jakarta Barat, siang tadi (Minggu, 20/5).

Diingatkan mantan "penguasa" Tanah Abang itu, demi masyarakat pemimpin harus bersih dan berani untuk memperjuangkan hak-hak orang miskin.

"Hukum harus ditegakkan dan tidak boleh diperjual belikan," serunya.

Di sela-sela pidatonya, Hercules mengaku berani menyudahi kebiasaannya untuk tidak tampil dan berbicara di atas podium hanya demi Prabowo, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan juga Ketua Dewan Pembina GRIB.

"Saya tidak pernah berpidato sebelumnya, tapi demi Pak Prabowo saya berpidato hari ini," kata Hercules

Camat Gunung sindur Bikin Sengketa Lahan Tambah Kisruh

Written By Tribunekompas.com on Jumat, 18 Mei 2012 | 1:29:00 PM

BOGOR, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Rahmat Husein.

- Kisruh
lahan eks PTP XI seluas 31,9 Ha di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, antara sekitar 150 masyarakat yang sudah memiliki surat sertifikat dan AJB [Akte Jual Beli] dengan PT. Swakarsa Wira Mandiri (SWM), hingga kini makin meruncing.

Bahkan di lokasi tersebut sudah berdiri bangunan–bangunan permanen dan perumahan yang menambah kisruh permasalahan walau persoalannya, kata sumber yang tidak ingin disebutkan jati dirinya, sudah ditangani pihak yang berwajib.

Hasil pantauan Tribunekompas dilapangan, adalah H. Nursin pemilik lahan seluas 3,5 Ha, dengan sertifikat syah dan sudah membayar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) sejak 1994, tiba-tiba tanpa diketahuinya telah ada PBB baru di lahannya dan diduga kemungkinan ada rencana penerbitan Sertifikat baru juga dilahan miliknya.

"Saya belum pernah atau tidak merasa menjual tanah yang saya beli dengan syah tapi kenapa sekarang ada PBB baru di lahan saya," ungkap Nursin, yang mengetahui PBB baru dilahannya tersebut atas nama PT Swakarsa Wira Mandiri. Nursin menyatakan sangat prihatin dengan adanya surat PBB baru dilahannya yang di rekomendasikan Camat Gungung Sindur ke Kantor Pajak, ketika ditemui Tribunekompas kemarin 17/05.

Beberapa waktu lalu, kata Nursin, Ia pernah mengadukan persoalan ini kepada Camat Gunung Sindur agar dapat mencarikan jalan keluar dari persoalan tersebut dan Camat berjanji membantu menyelesaikannya tapi belakangan malah terbit PBB baru atas nama PT SWM.

"Saya memiliki tanah tersebut sejak 1994 dan sudah mambayar PBB kalau memang benar ada PBB baru atas nama PT SWM, inikan tambah kisruh," ucap Nursin .

Sementara itu, Yudi Pasaribu yang mewakili pemilik lahan dan bangunan megah milik seorang pejabat ketika dihubungi mengatakan belum tahu kalau ada PBB baru diatas lahannya.

"Saya justru tidak tahu kalau ada PBB baru dilahan saya," kata Yudi Pasaribu.

Camat Gunung Sindur Renaldi Yushab ketika di konfirmasi tentang terbitnya PBB baru atas nama PT Swakarsa Wira Mandiri, membenarkan hal tersebut.

"Pada waktu itu saya menghubungi rekan saya orang pajak KPP Pratama Kabupaten Bogor, Bpk. AD, kemudian saya bilang, bahwa saya akan memasukan PAD (Pendapatan Asli Daerah) baru atas nama PT. Swakarsa Wira Mandiri, yang selama ini belum pernah membayar pajak PBB diatas lahan eks PTP XI seluas 31,9 Ha. Kan lumayan buat menambah PAD," jelas Camat Gunung Sindur, Renaldi Yushab.

Mantan Ibu Negara Anggap Wali Kota Bogor Yang "Ndableg"

Written By Tribunekompas.com on Rabu, 16 Mei 2012 | 7:46:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Bayu.

- Istri
almarhum Abdurrahman Wahid alias Gusdur, Sinta Nuriyah Wahid, angkat bicara ihwal kisruh Gereja Kristen Indonesia Yasmin, Bogor, Jawa Barat. Kisruh antara jemaat gereja dengan Wali Kota Bogor Diani Budiarto itu belum tuntas karena Wali Kota tak mau mematuhi putusan Mahkamah Agung dan Ombudsman RI yang mengizinkan pembangunan gereja.

"Saya lihat apa yang dilakukan Wali Kota (Bogor) adalah sikap ndableg, sikap mengacuhkan semuanya," kata Sinta di kantor Wahid Institute, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2012. "Kalau sudah begini kita susah untuk berbuat, kecuali kalau pimpinan tertinggi di negara ini turun tangan."

Mantan Ibu Negara ini pun meminta Wali Kota Bogor mematuhi keputusan yang dikeluarkan MA dan Ombudsman. Di samping itu, ia juga meminta Wali Kota untuk menjalankan dua solusi atas kisruh GKI Yasmin yang ditawarkan oleh Dewan Ketahanan Nasional.

"Kalau kita bisa mengegolkan ini, kerukunan antarumat beragama bisa kita bina lagi," ujar Sinta. "Kalau ini tidak bisa, mari berdoa agar pemimpin negara bertindak tegas karena ini mengancam persatuan negara."

Dewan Ketahanan Nasional, difasilitasi Dewan Pertimbangan Presiden,mengajukan dua solusi atas kisruh GKI Yasmin. Pertama, Wali Kota Bogor Diani Budiarto diimbau untuk mematuhi keputusan Mahkamah Agung dan Ombudsman RI atas bangunan gereja.

Solusi kedua adalah dibangunnya masjid di dekat bangunan gereja sebagai simbol tolerasi antarumat beragama. Namun, hingga kini dua solusi itu belum juga terealisasi. Jemaat GKI Yasmin masih berpindah-pindah tempat untuk menjalankan ibadah.

Kisruh GKI Yasmin sudah memasuki tahun ketiga. Persoalan ini belum juga menunjukkan titik terang meski secara formal izin pembangunan gereja sudah memiliki kekuatan hukum. Pemerintah Kota Bogor belum menunjukkan itikad mematuhi putusan MA tersebut.

Strategi Baru Polisi Hadapi Kampung Ambon

Written By Tribunekompas.com on Selasa, 15 Mei 2012 | 11:31:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Kepala
satuan reserse kriminal yang baru di Kepolisian Resor Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Gembong Yudha, menjanjikan strategi baru dalam memberantas peredaran narkotik di Kampung Ambon. Dia optimistis lebih banyak pelaku pengedar yang bisa terjaring.

Gembong mengakui cara-cara razia yang dilakukan selama ini berpotensi bocor, seperti kecurigaan atas operasi yang dilakukan pada Jumat 11 Mei 2012. Saat itu polisi hanya menyita sejumlah kecil sabu dan alat isapnya, tanpa ada tersangka yang diringkus.

"Nah, agar tidak bocor lagi, strategi yang baru ini juga masih kami rahasiakan," kata Gembong ketika ditemui di lokasi pemusnahan barang bukti kejahatan sepanjang periode 2010-2012 se-Jakarta Barat di Markas Kepolisian Sektor Palmerah kemarin. Di antara yang dimusnahkan itu ada narkotik berbagai jenis senilai Rp 3 miliar.

Kepala Polres Jakarta Barat Komisaris Besar Suntana menekankan bahwa upaya pemberantasan narkotik di Kampung Ambon tidak bisa dilakukan hanya oleh kepolisian. "Ini butuh komitmen semua pihak, seperti pemerintah daerah," katanya.

Itu, kata Suntana, termasuk rencana pendirian Pos Gabungan di bekas bangunan milik Badan Narkotika Nasional di kampung yang sebenarnya memiliki nama Perumahan Permata itu. Pos akan diperkuat seluruh lapisan aparat pemerintah: polisi, Pemerintah Kota Jakarta Barat, Badan Narkotika Nasional, dan Badan Narkotika Provinsi.

“Perlu peran bersama seluruh lapisan masyarakat juga,” kata Suntana.

Di tempat yang sama, Wali Kota Jakarta Barat Burhanuddin juga menjanjikan dukungan lewat operasi yustisi. Cara ini dianggap cukup efektif karena maraknya peredaran narkotik mengundang banyak warga pendatang dari luar Jakarta ke Kampung Ambon. “Mereka tergiur oleh bisnis narkoba, makanya tinggal juga di sana,” kata Burhanuddin.

Operasi yustisi juga dimaksudkan untuk mendata kembali penduduk yang memang tinggal di kampung itu. Burhanuddin sendiri yakin tidak semua warga di sana adalah pengedar narkotik. “Biar tahu mana penduduk asli dan yang pendatang,” ujar Burhanuddin sambil meminta agar nama Perumahan Permata dipopulerkan.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Barat Denny Wahyu mengungkapkan, kemungkinan peredaran narkoba di Kampung Ambon sulit diberantas justru karena upaya tersebut dijadikan ajang promosi di jajaran kepolisian. Itu membuat pemberantasan tidak pernah tuntas. “Baru berhasil menangkap beberapa tersangka sudah dinilai prestasi, dipromosikan,” katanya.

Arif Yahya Jadi Kapten Baru di Telkom

Written By Tribunekompas.com on Sabtu, 12 Mei 2012 | 4:43:00 PM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Alex.


- Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akhirnya menunjuk Arief Yahya sebagai Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, menggantikan posisi Rinaldy Firmansyah yang telah menjabat dua periode. Dalam perombakan kali ini, Dahlan hanya menyisakan dua wajah lama di masing-masing struktur.

Arief sebelumnya menjabat sebagai direktur enterpresis and wholesale. Satu direksi yang masih tetap dipertahankan pemegang saham adalah Indra Utoyo, yang sebelumnya menjabat sebagai chief information technology. Indra kini menempati posisi baru sebagai direktur compliance dan risk management.

Dalam keterangan tertulis rapat umum pemegang saham tahunan perseroan, inilah susunan lengkap direksi baru PT Telekomunikasi Indonesia:

Direktur Utama: Arief Yahya
Direktur Keuangan: Honesti Basyir
Direktur Network and Solution: Rizkan Chandra
Direktur Consumer: Sukardi Silalahi
Direktur Human Capital dan General Affair: Priyantono Rudito
Direktur Enterprise and Wholesale: Muhammad Awaludin
Direktur Solution and Strategis Portfolio: Indra Utoyo
Direktur Compilence and Risk Management: Ririek Adriansyah

Sementara di jajaran komisaris, pemegang saham Telkom menyetujui pengangkatan tiga pejabat baru. Ketiganya yakni Parikesit Suprapto, Hadiyanto, dan Firano Nasution. Dua nama pertama adalah pejabat eselon I di Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan. Ketiganya menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Mahmuddin Yassin, Bobby A.A. Nazif, dan Rudiantara.

Komisaris Utama Telkom masih dipercayakan kepada Jusman Syafii Djamal, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu I. Berikut ini adalah susunan komisaris baru PT Telekomunikasi Indonesia:

Komisaris Utama: Jusman Syafii Djamal, Ir
Komisaris: Parikesit Suprapto
Komisaris: Hadiyanto
Komisaris Independen: Johnny Swandi Sjam
Komisaris Independen: Firano Nasution.

Hujan Landa Jakarta dan Botabek Sore Ini

Written By Tribunekompas.com on Rabu, 09 Mei 2012 | 9:03:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) bakal hujan di sore hari ini, 9 Mei 2012. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 24 sampai dengan 30 derajat celcius dengan kelembapan 69 hingga 98 persen.

Hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, dan Bekasi. Sedangkan Kepulauan Seribu, Depok, dan Bogor akan mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Pagi harinya, hujan intensitas ringan akan mengguyur Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara. Sedangkan di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, dan Bekasi cuaca akan berawan.

Malam hari, Depok dan Bogor akan diguyur dengan hujan berintensitas ringan. Sedangkan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, dan Bekasi akan mengalami cuaca berawan.

FPI Ancam Gagalkan Konser Lady Gaga

Written By Tribunekompas.com on Sabtu, 05 Mei 2012 | 6:58:00 AM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Front
Pembela Islam (FPI) menolak keras rencana kedatangan Lady Gaga ke Jakarta. Penyanyi asal Amerika Serikat itu direncanakan menggelar konser di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, 3 Juni 2012 mendatang.

"FPI menolak keras konser Lady Gaga, karena kita sudah pelajari betul siapa dan bagaimana Lady Gaga saat melakukan konser di negara-negara," kata Ketua FPI Habib Rizieq di kediamannya, kawasan Petamburan, Jakarta, Jumat, 4 Mei 2012.

Bila konser tersebut mendapat izin dan tetap dilangsungkan, Habib Rizieq dan FPI akan segera menyampaikan langsung ke Presiden SBY soal keberatannya itu. Lebih lanjut, ia mengatakan tak bakal bertanggung jawab atas keamanan Jakarta. Sebab ia bersama barisan FPI akan turun ke jalan bila konser penyanyi penuh sensasi itu tetap berjalan.

"Saya tidak tanggung jawab bila konser tersebut tetap digelar. Kalo pengin Jakarta chaos, silakan gelar saja," kata dia.

Penolakan itu disampaikan Habib Rizieq setelah ia menerima kedatangan Uli Auliani dan Lembaga Adat Besar Republik Indonesia (LABRI) di kediamannya hari ini. Tujuan kedatangan mereka tak lain untuk mengajak FPI menolak konser Lady Gaga di Jakarta.

APBD Kabupaten Bogor Siapkan Dana Rp 76 Miliar Untuk Kesehatan

Written By Tribunekompas.com on Kamis, 03 Mei 2012 | 10:33:00 AM

BOGOR, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Rahmat Husein.

- APBD
kabupaten Bogor yang meliputi beberapa sektor, diantaranya infrastruktur, irigasi pengairan , pendidikan dan lebih mengutamakan bidang kesehatan dengan anggaran Rp 76 miliar ditahun ini diperuntukan biaya pengobatan bagi masyarakat miskin dan kurang mampu berobat jalan maupun rawat inap di rumah sakit yang sudah dipersiapkan untuk pengguna kartu jamkesda , jam kesmas , rumah tidak layak huni yang memenuhi sarat untuk di perbaiki.

Hal tersebut di utarakan Bupati Bogor Rahmat Yasin [ RY ] dalam acara Boling [Rabu Keliling] yang diadakan di kecamatan Tajurhalang, rumah kediaman Artis kondang Jaja Miharja, 03/05, dihadiri oleh Muspika, Muspida setempat, ketua DPRD dan anggota Dewan kabupaten Bogor.

Rahmat Yasin juga meminta kepada UPT kesehatan dan Dokter Puskesmas untuk sangat memperhatikan kesehatan pada masyarkat , kepala UPT dan Dokter Puskesmas bukan hanya berkewajiban mengobati orang sakit saja tapi juga memberikan penyuluhan tentang kesehata kepada masyarakat melalui pos- pos Yandu , Rahmat Yasin juga menghimbau kepada ibu – ibu kader Posyandu untuk segera mambuatkan kartu Jamkesda untuk masyarakat miskin dan tidak mampu.

"Yang jelas program rakyat miskin sangat kami perhatikan," kata Bupati Bogor, Rahmat Yasin.

Dijelaskannya, Untuk Pedidikan juga menjadi target Pemerintah Kabupaten Bogor, yang akan membebaskan biaya sekolah lanjutan tingkat atas, SMA, bila ingin berbuat baik jangan setengah–setengah, seluruh sekolah yang terdaftar telah mendapat bantuan biaya pendidikan seperti Pesantren Salapia mendapat bantuan Rp 1 juta setiap bulan.

Acara Boling (Rabo keliling) berlangsung cukup meriah, dihadiri Artis–Artis ibu kota binaan Jaja Miharja yang kemudian pada akhir acara diadakan hiburan musik Dangdut berpanggung ria.

Jurus Catharina Menghalau Sepeda Motor dari Trotoar

Written By Tribunekompas.com on Minggu, 29 April 2012 | 8:50:00 PM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Dinas
Pertamanan memasangi bolard atau tiang besi bulat setinggi 90 sentimeter di jalur-jalur pejalan kaki yang rawan diserobot sepeda motor. "Dipasang berjajar melintang setiap 50 sentimeter di jalur pejalan kaki yang menanjak," kata kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Umum DKI Jakarta, Catharina Suryowati, di sela-sela Festival Pedestrian Jakarta 2012, Ahad, 29 Februari 2012.

Menurut Catharina, pemasangan bolard cukup efektif menghalau pengendara sepeda motor ,tapi masih nyaman untuk dilewati pejalan kaki. Pemasangan bolard, juga tidak dipasang di sepanjang jalur. "Hanya di beberapa titik yang paling sering diserobot sepeda motor."

Adapun soal Pedagang Kaki Lima merupakan tanggung jawab Satuan Polisi Pamong Praja. Dinas Pertamanan juga menyiapkan petugas khusus yang patroli tapi diakui Catharina jumlahnya sedikit.

Pemerintah DKI Jakarta mencanangkan akan melebarkan pedestrian secara bertahap untuk memberikan kenyamanan pejalan kaki. Mereka akan memulainya di Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk, kawasan Cikini, Jalan Sabang sisi Barat, serta Jalan Ridwan Rais sisi Barat.

Sejumlah warga pejalan mendukung niat pemerintah DKI tersebut. Mereka juga memaksa para pengendara sepeda motor yang kerap naik ke trotoar diberi sanksi. “Harus diberi sanksi tegas,” kata Astri, 24 tahun.

Mobil Anas Tak Terdaftar di Sistem SMS Polda

Written By Tribunekompas.com on Sabtu, 28 April 2012 | 10:22:00 PM

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Anto.

- Dua
unit mobil milik Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, yaitu Toyota Innova dan Toyota Vellfire, ternyata tidak terdaftar di sistem SMS Polda Metro Jaya. Kedua mobil itu memiliki pelat nomor yang sama, yaitu B 1716 SDC.

Informasi tersebut diperoleh melalui penelusuran Tribunekompas lewat layanan masyarakat Polda Metro Jaya di nomor 1717. Dengan mengetik: metro (spasi) nomor polisi (dengan menggunakan huruf kecil), masyarakat dapat mengecek jenis, warna, dan masa berlaku suatu kendaraan.

Ketika memasukkan nomor polisi mobil milik Anas, ternyata balasan yang diperoleh adalah sebagai berikut, "Mohon maaf, nomor polisi tersebut sampai saat ini belum terdaftar di sistem kami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi TMC Polda Metro Jaya".

Menurut petugas Samsat Polda Metro Jaya, kepemilikan lebih dari satu kendaraan dengan nomor yang sama tidak diperbolehkan. Namun ia enggan menjelaskan sanksi apa yang dikenakan jika hal tersebut terjadi. "Yang pasti tidak bisa karena sudah aturan," ujar petugas yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan akan mengadakan penyelidikan terhadap mobil milik politikus tersebut. "Kalau ada dua mobil dengan satu nomor, berarti salah satu bermasalah," kata dia.

Maju ke DKI 1, Hidayat 'Sowan' ke Sandiaga Uno

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.

- Seperti
calon gubernur DKI yang lain, Hidayat Nur Wahid juga getol menemui sejumlah konstituen. Mulai dari kalangan rakyat biasa, hingga pengusaha dia sambangi. Untuk kelas pengusaha, secara khusus Hidayat menyempatkan diri 'sowan' Sandiaga Uno yang juga bos grup Recapital. Apakah cari pendanaan?

Seperti dalam siaran pers yang dikirimkan tim suksesnya, Hidayat mendatangi kantor Recapital di Kebayoran Baru, Jaksel. Pertemuan dilakukan pada Jumat (27/4). Hidayat menjelaskan sejumlah programnya ke Sandiaga dan jajaran direksi recapital.

"Dalam hal kemajuan ekonomi dan pengembangan seni-budaya, potensi Jakarta sangat besar, masa kita terjebak pada masalah klasik banjir dan macet saja. Kita akan benahi birokrasi dan optimalkan partisipasi warga dalam beragam progam padat karya untuk menekan pengangguran," ujar Hidayat dalam pertemuan itu.

Kepada Sandiaga, Hidayat bertutur soal pengalamannya selama menjabat Ketua MPR. Hidayat yakin dirinya bisa menuntaskan persoalan kemacetan yang mengganggu Jakarta.

"Kerugian akibat macet lebih besar dari pada APBD DKI, akibat pemborosan energi dan kesempatan bisnis yang hilang," jelas Hidayat.

Sandiaga yang menyimak pemaparan Hidayat pun menanggapi penjelasan cagub yang berpasangan dengan Didik J Rachbini ini.

"Kami pengusaha tidak berpolitik, tapi kangen dengan solusi untuk berbagai persoalan ibu kota," sahut Sandi yang bersama kawan SMA-nya Rosan Roeslani dan Ridwan Zachrie mendirikan Saratoga Investama.

"Kami bergerak di berbagai bidang perbankan (Bank Pundi), pertambangan (Adaro), transportasi (Mandala), termasuk penyediaan air bersih (Aetra). Jakarta butuh water management yang komprehensif, jika tak mau kebanjiran atau kelangkaan air bersih," papar Sandi.

Di akhir dialog, Sandi mendaulat Hidayat untuk memimpin khutbah Jum'at di Masjid Al Amanah bersama penghuni gedung Recapital.

.

.

BERITA POPULAR

 
Copyright © 2015. TRIBUNEKOMPAS.COM - All Rights Reserved
Published by Tribunekompas.com